Minggu, 27 Juli 2025

PHPMYADMIN : FUNGSI BEBERAPA TOOLSNYA,PENGERTIAN,DAN CARA MENAMBAH TABLE

 Phpmyadmin



1. Pengertian MySQL

MySQL adalah sistem manajemen basis data (DBMS) yang bersifat open-source dan berbasis SQL (Structured Query Language). Digunakan untuk menyimpan, mengelola, dan mengambil data dalam aplikasi berbasis web atau desktop.

Fitur MySQL:

  • Cepat dan handal untuk aplikasi skala kecil hingga besar.

  • Banyak digunakan dalam stack web (misalnya LAMP: Linux, Apache, MySQL, PHP).

  • Mendukung operasi CRUD (Create, Read, Update, Delete).


2. Pengertian XAMPP

XAMPP adalah software paket yang berisi:

  • X = Cross-platform (bisa di Windows, Linux, Mac)

  • A = Apache (web server)

  • M = MySQL/MariaDB (database)

  • P = PHP (bahasa pemrograman)

  • P = Perl (bahasa pemrograman)

Tujuan XAMPP adalah memudahkan developer untuk menjalankan web server lokal untuk pengujian aplikasi web sebelum diupload ke hosting.


3. Tutorial Menambah Tabel di phpMyAdmin

Langkah-langkah:

  1. Buka XAMPP, aktifkan Apache dan MySQL.

  2. Buka browser, ketik http://localhost/phpmyadmin.

  3. Pilih atau buat database terlebih dahulu.

    • Klik “New” di sidebar kiri.

    • Masukkan nama database → klik Create.

  4. Setelah database dibuat, klik nama database tersebut.

  5. Di bawah tulisan “Create table”, isi:

    • Name: nama tabel

    • Number of columns: jumlah kolom → klik Go

  6. Isi detail kolom seperti:

    • Name (nama kolom)

    • Type (jenis data: INT, VARCHAR, DATE, dll)

    • Length/Values

    • Pilihan lain: Primary Key, Auto Increment, dsb.

  7. Klik Save.


4 .Fungsi Fungsi

1. Database

Fungsi: Menampilkan daftar semua database di server MySQL serta membuat, menghapus, dan memilih database dari sini.

 

2. SQL



Fungsi: Menjalankan perintah SQL secara langsung, seperti SELECT, INSERT, UPDATE, atau DELETE.

 
3. Search (Cari)

Fungsi: Mencari data dalam tabel tertentu atau seluruh database menggunakan kata kunci.

 

4. Query (Builder)

Fungsi: Membantu membuat query SQL secara visual tanpa menulis langsung kodenya.

 
5. Structure (Struktur)

Fungsi: Menampilkan dan mengelola struktur tabel, termasuk nama kolom, tipe data, indeks, dan kunci primer.

 

6. Browse (Telusuri)

Fungsi: Melihat data yang tersimpan dalam tabel dalam bentuk baris-baris.

 

7. Insert (Tambah Data)

Fungsi: Menambahkan baris data baru ke dalam tabel secara manual.

 

8. Export

Fungsi: Mengekspor database atau tabel ke berbagai format (seperti SQL, CSV, Excel). Cocok untuk backup.

 

9. Import

Fungsi: Mengimpor file database ke server (misalnya file .sql, .csv) untuk restore atau upload data.

 
10. Operations (Operasi) 


Fungsi: Mengelola operasi tambahan seperti:

Mengganti nama tabel

Menyalin tabel

Menghapus database

Mengatur collation (penyortiran karakter)

Menambahkan auto_increment, dan lain-lain

 
11. Privileges (Hak Akses)

Fungsi: Mengelola user dan hak akses pengguna ke database (CREATE, DROP, SELECT, INSERT, dll).


12. Status

Fungsi: Menampilkan statistik server MySQL, seperti koneksi, query per jam, cache, dan uptime.

 
13. User Accounts (Akun Pengguna)

Fungsi: Menambahkan, mengubah, atau menghapus akun pengguna MySQL, serta mengatur hak akses dan password.

 

14. Replication

Fungsi: Digunakan untuk mengatur replikasi database (master-slave) — fitur ini lebih teknis dan dipakai di skala besar.


15. Variables

Fungsi: Menampilkan dan mengatur variabel konfigurasi MySQL yang sedang aktif.

 

16. Charsets and Collations

Fungsi: Mengatur pengkodean karakter (UTF-8, Latin1, dll) dan metode penyortiran data.

0 komentar:

Posting Komentar

Sir Ardhan © 2008 Template by:
SkinCorner